Kemarin,omku ulang tahun..
dan kalian tau apa yang dilakukan anak-anaknya?
dua sepupuku itu dengan kompaknya membangunkan ayahnya malam-malam dengan membawa sebuah blackforest.
mengharukan..
sebuah kejadian yang membuat aku iri..
aku jadi merindukanmu (lagi)..
aku belum pernah melakukannya untukmu ayah..
waktu itu aku baru berumur tujuh tahun,bagaimana mungkin aku bisa se-kreatif itu membangunkanmu malam-malam,apalagi membeli sebuah blackforest untukmu..
bahkan aku belum sempat mengatakan bahwa aku mencintaimu..
anak tujuh tahun belum sebegitu romantisnya,aku masih sibuk bemain dengan boneka.
sepuluh hari sebelum ulang tahunmu engkau telanjur pergi,
sampai sekarang engkau tidak kembali,
bagaimana bisa aku membelikan sebuah blackforest untukmu?
selalu aku membayangkan,aku melihat senyummu ketika pulang,
kemudian aku membuatkan secangkir teh untukmu,
lalu menceritakan semua hal yang aku alami denganmu..
semua itu belum sempat aku lakukan.
Tuhan tidak pernah salah dalam menetapkan sesuatu,
begitu juga dengan membawamu pergi begitu cepat.
aku pun tidak boleh protes,
Dia lebih menyayangimu ayah..
aku rela..
tapi tidak berdosa kan jika aku merindukanmu?
waktu itu tahun ketika engkau pergi,sayangnya telepon seluler masih mahal,barang mewah
jadi engkau pergi tanpa membawa apapun
coba jika engkau membawanya,aku bisa meneleponmu ketika aku merindukanmu
aku bisa mengirimkan pesan menanyakan keadaanmu,
dan tentu saja bisa mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu.
ah,aku tahu
engkau sedang di sampingku sekarang,
aku tidak boleh menangis,kalau aku menangis engkau akan bersedih
apa malah kau sedang melihatku menulis sebuah blog untukmu?
baca saja ayah,dan kritiklah aku seperti dulu ketika engkau mengkritikku ketika aku menggambar..
“nggambar kok gunung terus”,itu kata-katamu yang aku ingat,
karna aku bukan pelukis hebat sepertimu..
setelah itu aku tidak hanya menggambar gunung,tapi aku menggambar rumah,dan di belakang rumah itu tentu saja ada sebuah..gunung.![]()
walaupun aku tidak pernah bisa lagi membelikan sebuah blackforest untukmu
membangunkanmu malam-malam untuk memberi kejutan manis untukmu..
ketahuilah ayah..doaku tidak akan pernah putus untukmu
baik-baiklah engkau di sana..







..Dan mereka berkata..