Euforia ramadhan sudah sangat terasa..
Tidak hanya dengan banyaknya sinetron yang tiba-tiba berubah,dari tema percintaan-sakit kanker lalu mati nangis-nangis tidak jelas-menjadi sinetron religi,
iklan sirup berbagai merk,sirup yang seolah-olah enaknya luar biasa,padahal aslinya biasa saja (juga),atau band patah hati yang tiba-tiba kompak berganti menyerukan Tuhannya.Tetapi alam pun seolah-olah berkonspirasi untuk menyambut bulan suci ini.Semesta seolah-olah menunduk semua bertasbih..damai.
Suasana ramadhan yang berbeda,iya selalu berbeda…menurut saya.
Ayam tiba-tiba kalah pamor sama anak-anak kecil yang berkeliling kampung membangunkan sahur dengan apapun yang bisa di pukul.Ayam pun mengumpat “sial,keduluan lagi”.
Masjid yang tiba-tiba tersenyum karena lebih banyak manusia mendatanginya.Ubin-ubin dingin yang dulu kosong semuanya terisi.
Kitab suci yang biasanya teronggok begitu saja jadi mulai dibuka dan dibaca.
Seruan adzan magrib yang biasanya terabaikan begitu saja,menjadi sangat dirindukan setiap manusia.Jika saja mitos “bulu mata yang jatuh berarti ada yang rindu”itu benar,mungkin bulu mata muadzin sudah rontok duluan karena tidak hanya satu orang yang merindukannya.

Ramadhan memang selalu berbeda.
Diskon pahala besar-besaran nampaknya akan sayang jika dilewatkan begitu saja,banyak orang yang akan berlomba-lomba ‘cari muka’ di hadapan Tuhannya.Entah sepuluh hari pertama saja,sampai minggu terakhir saja,atau mungkin ada yang akan diterapkan di bulan-bulan lain setelah ramadhan usai.
Ramadhan bukan sekedar menahan lapar dan haus juga tadarus,tetapi bagaimana kita ikhlas menjalani apa yang di perintahkanNya dan apa yang dilarangnya.
Ramadhan adalah ujian,apakah manusia hanya akan kembali ingat Tuhannya ketika diiming-imingi pahala yang berlimpah saja,atau akan mengingat Allah sepanjang waktu karena Allah memang pantas untuk disembah.(please,correct me if i’m wrong)

Tetapi terlepas dari itu,Allah memang Maha pemurah.Allah menciptakan bulan ini untuk evaluasi,muhasabah diri untuk lebih baik menjalani bulan selajutnya.
Memang benar,rahmat dan ampunanNya ditumpahkan semua ke bumi,layaknya menumpahkan air dari sebuah ember yang sangat besar.Di tutuplah pintu neraka,diikat semua setan-setan dalam belenggu-belenggu agar tidak menganggu.Diberinya kesempatan seluas-luasnya manusia untuk menebus dosa-dosa dengen taubat.Di bukanya pintu surga selebar-lebarnya.*subhanallah..
Ramadhan memang indah..sangat indah.

Selamat menghitung hari,
Semoga kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan ramadhan.Betapa beruntungnya orang-orang yang bertemu dengan ramadhan dan bisa menikmati setiap detik waktu untuk mengingat namaNya.

Maka,jika saya boleh memohon
Ijinkan saya bertemu RamadhanMu sekali lagi..

Advertisement