Maaf,justi sudah pindah ke rumah sebelah

3 Comments

jikalau saja ada yang tidak menemukan saya di halaman ini,jangan khawatir,jangan menangis lalu berteriak “justi jangan pergiii..tidak”

-_-”

sudahi kelebaian ini..

saya masih hidup..
saya masih suka menulis..
saya masih suka berbicara pada dirisaya sendiri..

hanya saja saya pindah rumah..

www.justitiamustofa.com

maturnuwuun..

Ramadhan

Leave a comment

Euforia ramadhan sudah sangat terasa..
Tidak hanya dengan banyaknya sinetron yang tiba-tiba berubah,dari tema percintaan-sakit kanker lalu mati nangis-nangis tidak jelas-menjadi sinetron religi,
iklan sirup berbagai merk,sirup yang seolah-olah enaknya luar biasa,padahal aslinya biasa saja (juga),atau band patah hati yang tiba-tiba kompak berganti menyerukan Tuhannya.Tetapi alam pun seolah-olah berkonspirasi untuk menyambut bulan suci ini.Semesta seolah-olah menunduk semua bertasbih..damai.
Suasana ramadhan yang berbeda,iya selalu berbeda…menurut saya.
Ayam tiba-tiba kalah pamor sama anak-anak kecil yang berkeliling kampung membangunkan sahur dengan apapun yang bisa di pukul.Ayam pun mengumpat “sial,keduluan lagi”.
Masjid yang tiba-tiba tersenyum karena lebih banyak manusia mendatanginya.Ubin-ubin dingin yang dulu kosong semuanya terisi.
Kitab suci yang biasanya teronggok begitu saja jadi mulai dibuka dan dibaca.
Seruan adzan magrib yang biasanya terabaikan begitu saja,menjadi sangat dirindukan setiap manusia.Jika saja mitos “bulu mata yang jatuh berarti ada yang rindu”itu benar,mungkin bulu mata muadzin sudah rontok duluan karena tidak hanya satu orang yang merindukannya.

Ramadhan memang selalu berbeda.
Diskon pahala besar-besaran nampaknya akan sayang jika dilewatkan begitu saja,banyak orang yang akan berlomba-lomba ‘cari muka’ di hadapan Tuhannya.Entah sepuluh hari pertama saja,sampai minggu terakhir saja,atau mungkin ada yang akan diterapkan di bulan-bulan lain setelah ramadhan usai.
Ramadhan bukan sekedar menahan lapar dan haus juga tadarus,tetapi bagaimana kita ikhlas menjalani apa yang di perintahkanNya dan apa yang dilarangnya.
Ramadhan adalah ujian,apakah manusia hanya akan kembali ingat Tuhannya ketika diiming-imingi pahala yang berlimpah saja,atau akan mengingat Allah sepanjang waktu karena Allah memang pantas untuk disembah.(please,correct me if i’m wrong)

Tetapi terlepas dari itu,Allah memang Maha pemurah.Allah menciptakan bulan ini untuk evaluasi,muhasabah diri untuk lebih baik menjalani bulan selajutnya.
Memang benar,rahmat dan ampunanNya ditumpahkan semua ke bumi,layaknya menumpahkan air dari sebuah ember yang sangat besar.Di tutuplah pintu neraka,diikat semua setan-setan dalam belenggu-belenggu agar tidak menganggu.Diberinya kesempatan seluas-luasnya manusia untuk menebus dosa-dosa dengen taubat.Di bukanya pintu surga selebar-lebarnya.*subhanallah..
Ramadhan memang indah..sangat indah.

Selamat menghitung hari,
Semoga kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan ramadhan.Betapa beruntungnya orang-orang yang bertemu dengan ramadhan dan bisa menikmati setiap detik waktu untuk mengingat namaNya.

Maka,jika saya boleh memohon
Ijinkan saya bertemu RamadhanMu sekali lagi..

Tentang kepribadian

3 Comments

..saya ya saya,bukan kamu,bukan elo,bukan Anda,dan tentu saja bukan mereka..

Justi itu gimana sih orangnya?
Jangan tanya saya,bahkan saya juga belum mengenal seperti apakah saya sebenarnya,buktinya saya ikut test kepribadian dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan (yang tidak perlu saya jawab dengan menggunakan rumus matematika,statistika,bahkan fisika) yang sangat mudah.Entah apa korelasinya yang pasti ada hasil yang bertuliskan karakteristik kepribadian saya setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan voila..memang kira-kira-begitulah-diri-saya-sebenarnya.

Dan inilah hasilnya yang tanpa saya kurangi,tanpa saya tambah-tambahi.

saya adalah seoang yang Plegmatis.*buka kamus
kurang lebih artinya adalah :sifat yang pasrah, tidak suka bertengkar dan menurut saja mana yang paling mudah meskipun kadang tidak sesuai dengan kata hati.

dan saya pun mengiyakan..
Iya ‘gue banget’ kalau kata anak-anak gaul jaman sekarang.Saya orang yang tidak mau ribut,jika saya dalam posisi yang dirugikan,dituduh,atau disalahkan yang pada kenyataannya saya tidak seperti itu,saya cenderung diam atau membela diri saya ‘seadanya’,saya tidak mau berdebat lebih lama lalu membuat lawan bicara saya kesal dan membenci saya,atau repot karena ulah saya,oleh karena itu saya cenderung ngalah dan sudah..akhirnya saya kesal sendiri dan nangis.
Sampai-sampai seorang teman mengatakan :Bodoh dan terlalu baik itu memang beda tipis.

Ya..itulah saya..

Orang yang plegmatis mempunyai sifat umum:Introvert,pengamat dan pesimis.
Sebenarnya saya bisa saja introvert bisa saja ekstrovert(Ambivert),tetapi jujur jika totalnya 100% maka 60% untuk introvert dan sisanya adalah ekstrovert.Saya lebih suka mengurung diri di kamar berjam-jam,atau pergi kesuatu tempat sendiri,atau mungkin nongkrong di salah satu tempat makan sendiri.Entah mengapa itu mengasikkan,damai dan santai.Walaupun kadang saya juga merasa kalau sendiri itu menyedihkan dan mengerikan.Memang kalangan Introvert banyak “dicap” orang aneh yang tidak mau atau tidak mudah bersosialisasi dengan orang lain,tidak luwes dan tidak fleksibel.Tetapi pernah saya membaca dalam sebuah artikel tentang kepribadian introvert(karena saya juga mulai khawatir dengan kondisi saya).
Carl Gustav Jung, seorang psikoanalisis yang menjadi kawan sekaligus murid Sigmund Freud mengemukakan bahwa kepribadian yang terbaik adalah Introvert,kenapa bisa begitu?

Menurut Jung, orang-orang introvert adalah mereka yg terampil dalam melakukan perjalanan ke dunia dalam, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya mereka menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.

Orang-orang introvert memiliki kendali atas dirinya sendiri, namun seringkali mengalami penolakan oleh lingkungannya.Sedangkan orang-orang ekstrovert dapat memiliki segalanya, kecuali satu, dirinya sendiri.

*sujudsyukur
Alhamdulillah,ada hikmah dibalik kepribadian yang dicap aneh itu,yang memang dominan di diri saya.

Kebribadian pengamat atau bahasa kerennya perceiving yaitu Selalu ingin tahu lebih banyak tentang kondisi sekitar,bertindak fleksibel,menjaga jarak dan menghindari kesan bodoh.
Karena saya selalu takut untuk terlihat bodoh maka saya akan cenderung minder untuk bergaul dengan orang sekitar,lalu saya akan pesimis dengan apa yang sudah saya lakukan.(nampaknya logika yang bagus)

Dan kali ini saya mengiyakan (lagi)..

Ada kelemahan dan kelebihan yang terdapat pada seseorang yang berkepribadian plegmatis ini:

Kelemahan:
-Seperti tidak ada masalah
(padahal sebenarnya disimpen sendiri)
-Melawan perubahan
(saya mempunyai kecenderungan melakukan hal yang sama,dan sulit berubah)

-Tampaknya malas.
(tidak hanya tampaknya)
-Punya kemauan baja yang tenang.
(gejala keras kepala yang akan muncul jika sudah terakumulasi)
-Tampaknya tidak berpendirian.
(emm..kadang)

Kelebihan:
1.Sebagai pribadi:
rendah hati,mudah bergaul,santai,diam,tenang,sabar,seimbang,konsisten,cerdas,simpatik dan baik hati,menyembunyikan emosi,bahagia menerima kehidupan,serbaguna(emang saya gedung?)
#AminYaAllah

2.Sebagai pekerja:
Cakap dan mantap,damai dan mudah sepakat,punya kemampuan administratif,menjadi penengah,menghindari konflik,baik di bawah tekanan,menemukan cara yang mudah.#AminYaAllah

3.Sebagai Teman:
Mudah diajak bergaul,menyenangkan,tidak suka menyinggung,pendengar yang baik,Selera humor tinggi,suka mengawasi orang,punya banyak teman,berbelas kasihan dan perhatian.(apakah saya seperti itu teman?)#AminYaAllah

4.Sebagai Orang Tua:
Menjadi orang tua yang baik,menyediakan waktu bagi anak,tidak tergesa-gesa,bisa mengambil yang baik dari yang buruk,Tidak mudah marah.#AminYaAllah

Dan begitulah katanya kepribadian saya.Saya pernah dengar pepatah “Barangsiapa mengenali dirinya,maka ia akan mengenal Tuhannya”
Sudahkah Anda mengenal diri anda sendiri?

kalau belum silakan cek di sini!!

Bagaimanapun diri saya,saya tetap mau menjadi diri saya sendiri..

MengingatMu..aku tenang

Leave a comment

Bolehkah aku mengakui sesuatu?

Ada saatnya aku sangat dekat denganMu,
Ada kalanya aku merasa begitu jauh..
Sebenarnya Engkau masih di tempat yang sama..dekat..lebih dekat dari urat leherku.
Jauh dan dekat adalah ‘suasana’ yang aku ciptakan sendiri.
Ketika aku sedikit saja melupakanMu maka aku merasa jauh dariMu..
Bodohnya aku sering melakukannya,
berapa kali alarm ku matikan dan telepon ibuku ku abaikan..
Lalu aku tetap melingkar dalam selimutku saat Engkau menantiku di sepertiga malamMu,
Mengikuti bisikan setan yang mungkin tertawa lebar membisikan bahwa tidur lebih nikmat daripada air dingin pukul tiga pagi.Astagfirullahaladzim..

Lalu saat aku mulai sibuk dengan dunia yang sebenarnya tidak akan lama,lalu aku mulai menomor duakanMu saat Engkau memanggil lewat seruan-seruan adzan tetapi aku menutup telingaku tidak menyegerakan untuk menemuiMU,Allah..ampuni aku.

Lalu ketika membaca kitabMu,tidak senikmat membaca novel-novel itu.
Mendengarkan tilawah tak senikmat mendengarkan lagu..
Allah,jangan biarkan aku seperti itu.

Tanpa aku sadari itu yang membuatku selalu merasa sendiri,
merasa sedih berlebihan,
merasa khawatir,
merasa tidak dicintai,
merasa putus asa,
tidak ada semangat..

Dan ternyata benar..
ketika aku mendekatiMu sedikit saja
Engkau masih menerimaku dengan tangan terbuka,malah mendekatiku lebih dari dari apa yang aku minta
Tolong,jangan biarkan aku Menjauh sedikit saja..
Jangan biarkan aku menjauh dariMu
bahkan jangan biarkan aku melupakanMu sedikit saja
itu bencana bagiku

MengingatMu saja..Aku tenang..
Menyebut namaMu membuat aku tergetar..
Aku tidak pernah sendiri..
Ada Engkau..
Dan cukup Engkau bagiku..

Lagi-lagi tentangnya

4 Comments

Lagi-lagi tentang seseorang yang sering saya jadikan topik dalam menulis blog ini.
Siapa lagi kalau bukan orang yang khawatir luar biasa lalu bingung menelepon siapa saja
jikalau dalam waktu sepuluh menit,saya tidak membalas smsnya.

Dia ibu saya..

Kenapa tiba-tiba saya ingin bercerita tentangnya?
karena baru beberapa jam lalu saya berbicara dengannya..
Pembicaraan biasa memang,tetapi ada kata-kata yang membuat saya merasa,saya adalah anak paling tidak berguna lalu saya ingin pulang seketika lewat pintu kemana saja.

Dalam pembicaraan singkat itu beliau berkata : “Mbok nanti kalau pulang,mamah di ajak jalan-jalan ke solo,mamah belum pernah ke Grand Mall.”

jleb..

Demi waktunya yang banyak tersita hanya untuk saya,
sampai dia tidak sempat untuk merasakan hal-hal yang sebenarnya ingin dia rasakan
Saya merasa tertampar,saya tidak mengerti apa yang ibu saya mau.
Dia hanya ingin menghabiskan waktu bersama saya,dan saya selalu tidak ada.
Dia merasa tidak berteman selain anak-anaknya,belum lagi jika saya lupa mengirimkan sms,atau kakak saya yang sudah sibuk dengan bekerja,adik saya yang sering jarang di rumah karena memang dunianya sudah berbeda,betapa kesepiannya dia.

Andai pintu kemana saja itu benar-benar ada,atau mungkin pulang bisa semudah membalik telapak tangan
saya akan pulang sekarang..dan menemaninya kemanapun dia mau..

ibu,aku mencintaimu,,sungguh

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.